Jalan Lapang Kebaikan untuk Bapak Nadjmi Adhani (Alm)
Saya
merupakan warga pendatang dari daerah lain dan sudah menetap di kota Banjarbaru
selama 15 tahun. Selama saya disini, sudah banyak pemimpin daerah khususnya di
kota Banjarbaru, yang memimpin dengan gaya khasnya. Namun, izinkan saya
menyampaikan satu pandangan khusus saya tentang seorang pemimpin yang begitu
ramah, religius, bijaksana dan profesional. Dia adalah Bapak Nadjmi Adhani
(Alm).
Bermula
dari kegiatan sekolah yang diadakan oleh pemerintah kota Banjarbaru. Sekolah
saya turut berpartisipasi dan selalu hadir pada setiap kesempatan. Seperti
perayaan Hari Kemerdekaan, Tabligh Akbar dan peringatan hari Nasional lainnya.
Siswa saya menyampaikan ke saya, ketika dia berhadapan langsung dengan pak
Nadjmi Adhani, ada rasa kagum dan bangga. “saya belum pernah berhadapan
langsung dengan seorang pemimpin bu, untuk pertama kalinya, saya merasa bangga
sekaligus bersyukur karena saya bisa berjabat tangan dengan beliau dan ketika
saya mendekat, aura positif beliau menguasai pikiran saya,” ucap salah seorang
siswa saya. Hal ini membuat saya semakin penasaran dan tertarik untuk mengenal
beliau lebih jauh.
Di
sisi lain, beliau merupakan pendukung utama pada komunitas usaha kecil dan
menengah. Hal ini untuk memajukan para pengusaha lokal agar produk kota
Banjarbaru semakin dikenal luas. Dan sekali lagi, beliau ikut berpartisipasi
dalam kegiatan pameran produk unggulan yang ikut dibina oleh istri beliau, Ibu
Ririn Kartika Rini.
Dan,
pada saat pandemic Covid 19 melanda kota Banjarbaru, beliau juga membuat
keputusan untuk menghimbau warganya agar dapat mengikuti protokol kesehatan.
Tapi, ini juga sekaligus menjadi kesedihan bagi saya dan pastinya warga kota
Banjarbaru. Di saat menjelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 semakin
dekat, di saat itulah hati ini terasa pilu. Saat acara dipersiapkan, seketika
langit berubah menjadi mendung. Setelah mendengar, melihat dan mendapati
kenyataan yang ada, Inna lillaahi
wa innaa ilaihi raaji’uun, sang
pemimpin pergi untuk selamanya pada Senin, 10 Agustus 2020 pada pukul 02.30
Wita.
Begitu
berat langkah, dada terasa sesak, airmata menetes, dan doa yang tak
henti-hentinya dipanjatkan oleh semua orang yang mengasihi beliau. Tunai sudah
janji bakti. Terima kasih Bapak Nadjmi Adhani untuk bakti kepada kota
Banjarbaru. Segala kebaikan, tawa, senyum, jasa dan kenangan akan tersimpan
dihati kami. Semoga segala amal dan ibadah Bapak mendapat tempat terbaik dari
Allah SWT. Aamiin ya Robbal ‘Aalamiin

Comments
Post a Comment