Public Speaking as the one of my favorite activity

Personal Documentation

Public Speaking merupakan salah satu kemampuan dalam menyampaikan informasi, wawasan dan ilmu pengetahuan kepada banyak orang baik secara langsung. Kemampuan ini menuntut kita agar dapat lebih percaya diri dan kreatif ketika berbicara di forum maupun pertemuan-pertemuan yang banyak diikuti oleh masyarakat umum. Tentu saja, untuk bisa menjadi seorang public speaker, banyak materi dan latihan yang dipelajari untuk membentuk kepribadian kita agar tidak takut, malu, diam dan pasif.

Hal lain yang didapatkan dari latihan Public Speaking ini adalah kita dapat berbagi ilmu positif sehingga memunculkan motivasi dan inspirasi untuk orang banyak. Ketika dirasa kemampuan berbicara terbatas, maka cara yang tepat adalah dengan mengikuti berbagai pelatihan yang melibatkan kita sebagai peserta aktif sehingga mendapatkan ilmu dan relasi yang mendorong kita untuk bisa membuka diri dan mengasah kemampuan.

Personal Documentation

Berlatih Public Speaking tidak cukup 1 atau 2 kali. Bahkan intensitas latihan terus ditingkatkan sampai kita benar-benar menguasai materi, mengatur waktu, menstimulus penonton hingga menciptakan suasana yang menyenangkan. Jangan mudah menyerah karena sekali kita menyerah, maka akan sia-sia waktu yang terbuang untuk berlatih. Banyak mereka-mereka yang memberikan penilaian rendah terhadap apa yang kita sampaikan. Jika bisa dibalikkan, maka belum tentu mereka bisa berbicara di depan banyak orang.

Teknik-teknik yang dipelajari dalam Public Speaking yaitu berpikir sebelum berbicara, meluangkan 0,5-2 detik untuk dapat menghipnosis penonton untuk rileks berpikir, menyisipkan lelucon yang membangun ataupun memotivasi, dan materi yang disampaikan dikuasai dengan mudah. Seorang speaker yang profesional tidak akan menggunakan teks untuk dibaca, namun menggunakan daya ingat dan dapat dibantu dengan slide agar setiap bagian materi yang disampaikan dapat disampaikan secara keseluruhan menyesuaikan dengan durasi acara.

Personal Documentation

Dalam menyampaikan materi, pasti ada rasa gugup atau demam panggung. Hal ini sebaiknya dapat diatasi dengan langkah-langkah yang dapat dilatih sebagai berikut:

1.      Hindari berpikir negatif,

2.      Tumbuhkan rasa percaya diri yang kuat,

3.      Jangan takut salah,

4.      Lakukan gerakan tangan,

5.      Lakukan persiapan,

6.      Melakukan sesuatu yang dapat memecahkan ketegangan,

7.      Biasakan bersikap tenang,

8.      Banyak berlatih,

9.      Perbaiki penampilan,

10.  Anggap penonton sebagai teman.

Untuk ke 10 cara-cara diatas, dapat dilakukan untuk dapat menghilangkan rasa gugup dan kita siap untuk bertemu dengan penonton yang banyak. Biasanya pada acara pertama dan kedua, rasa gugup sangat luar biasa. Tapi, selanjutnya itu menjadi biasa saja. Dengan mengingat kunci keberhasilannya adalah memaafkan semua hal yang kita dan orang lain lakukan, membuka pikiran murni atau bawah sadar dan nyatakan apa yang ingin kita inginkan, action tanpa ragu-ragu, Elocutio (pemilihan gaya) dan memoria (memori).

Jika dibaca terkesan mudah, namun secara praktik ternyata sulit. Pemikiran seperti jangan dibiarkan tertanam di pikiran kita karena kita tidak akan berkembang hanya dengan diam tanpa berlatih dan aksi. Banyak public speaker yang kita tonton di televisi atau video youtube ketika posisi ON, maka mereka sudah bersiap-siap tampil. Jika dilihat dibalik layar, mereka yang sudah profesional juga harus mempersiapkan diri dengan materi yang tepat, paham kondisi penonton, menguasai jalannya acara dan membuat interaksi dengan penonton dengan tanya jawab, ice breaking yang menyenangkan.

Dan perlu diingat, kendalikan emosi pada saat berbicara. Terkadang kita suka menyampaikan materi namun lupa menguasai kondisi emosi sehingga intonasi penyampaian berubah dan bisa menimbulkan ketegangan. Sebaiknya ilmu Public Speaking ini diajarkan untuk mereka-mereka yang memang tepat secara usia dan kematangan berpikir. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman dalam penyampaian.

Siapa saja bisa menjadi public speaker dengan ketentuan paham akan langkah-langkah pembelajarannya dan percaya diri dalam berhadapan dengan banyak orang. Tapi ingat, before you speak, think first! Agar apa yang kita sampaikan tidak keliru dan sesuai. Terimakasih dan salam sukses untuk semua Public Speaker di Indonesia. 


 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Presentasi Dinamis, Melatih Kemampuan Murid untuk Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris Oleh: Isma Rachmadani Siregar

Make a profit from waste cables and metal left over from practical learning at Vocational School Telkom Banjarbaru By: Isma Rachmadani Siregar