Membangun
Generasi Masa Depan yang Berintegrasi Capable Innovative, Solutif, dan Adaptif
Bersama YPT
Oleh:
Isma Rachmadani Siregar, S.S, M.Pd
SMK
Telkom Banjarbaru
“apa
yang membuat sekolah bapak berbeda dengan sekolah lain? Lalu, bagaimana dengan kurikulum
dan sarana prasarananya? Prestasi apa saja yang sudah dicapai?. Pertanyaan
seperti ini sering sekali diajukan ketika memasuki masa pendaftaran siswa baru.
Rasa keingintahuan masyarakat pada sekolah dengan berbasiskan informasi dan
teknologi saat ini, menjadi pilihan dalam mengembangkan kemampuan serta
mendidik putra dan putri mereka agar memiliki kemandirian, inisiatif dan
wawasan luas setelah lulus nantinya.
Di
samping pertanyaan yang sering diajukan tersebut, masalah biaya juga menjadi
pertimbangan para orangtua dalam memilih sekolah. Sebagian orangtua merasa
tidak keberatan dengan masalah biaya. Namun pada sebagian lagi, mereka harus
memikirkan persiapan biaya yang diperlukan. Pada dua kondisi yang berbeda ini,
sekolah sudah menyiapkan solusinya. Dengan melihat hasil evaluasi sebelumnya,
maka sekolah sebaiknya tidak memberatkan justru meringankan dan memberikan satu kursi terbaik agar calon
siswa baru mendapatkan kesempatan belajar. Dengan tidak mengurangi kualitas,
sekolah tetap bisa membangun generasi masa depan yang unggul.
Berbicara
tentang kualitas, bagaimana sekolah itu dapat dikatakan unggul? Setiap sekolah
yang didirikan telah membuat perencanaan dan evaluasi pada setiap prosesnya.
Hal tersebut didapatkan dari adanya peninjauan secara berkala tentang
perkembangan sekolah dan penilaian dari tahun ke tahun. Tidak dapat dipungkiri
bahwa saat ini sudah banyak alumni yang dapat memberikan testimoni tentang
pengalaman pendidikan yang telah dilaluinya. Di sisi lain, banyak opini dari
masyarakat tentang sekolah yang memiliki jurusan telekomunikasi. Prestasi yang
didapatkan sebelumnya juga menjadi saksi akan keberhasilan sekolah melalui para
gurunya untuk mendampingi siswa dan siswi mengasah kemampuan non akademik.
Prestasi akademik juga tidak kalah dengan sekolah lain. Hal ini juga menjadi
bukti bahwa begitu kuatnya jalinan kepercayaan dari guru, siswa dan orangtua.
Karena sejatinya, keberhasilan itu memang perlu dukungan dari semua pihak.
Berbicara
tentang bagaimana cara membangun generasi masa depan, setiap sekolah memiliki
caranya masing-masing. Dengan mengaplikasikan visi dan misi maka apa yang
menjadi tujuan bersama dapat diwujudkan secara bertahap. Integritas dalam
lembaga pendidikan menjadi dasar dalam mengelola, mengembangkan dan menghasilkan
generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan pada era globalisasi.
Integritas yang dimaksud adalah memiliki pemikiran yang inovatif, solutif dan
adaptif. Sesuai dengan harapan bangsa Indonesia bahwa generasi muda berikutnya
harus lebih bisa menaklukan segala sesuatunya dengan mengembangkan ide dan
potensi diri.
Mari
sejenak kita mengingat bagaimana sistem pendidikan yang ada di Indonesia pada
masa orde lama dan berganti menjadi orde baru. Satuan kurikulum dasar yang
diterapkan belum dapat dikatakan berhasil karena seiring berjalannya waktu,
banyak perubahan terjadi. Dengan struktur pemerintahan yang baru pastinya
melahirkan pemikiran baru yang terkadang bisa atau tidak bisa diterapkan.
Karena kondisi pada masa itu masih belum ada gagasan baru dapat perkembangan
teknologi. Di samping itu, persaingan antar sekolah masih sebatas materi
pelajaran biasa atau konvensional dan belum sepenuhnya terintegrasi dengan
karakter-karakter pendidikan yang memiliki daya saing tinggi. Itulah sebabnya,
para guru masih merasa nyaman dengan cara mengajar gaya lama dan sekolah masih
harus memikirkan ide-ide baru untuk menjadi sekolah yang unggul dalam
pendidikan dan pelayanan.
Pada
akhir tahun 2019, muncul satu berita yang membuat warga dunia baik di Asia
maupun di Eropa menjadi takut. Tak ayal lagi, bahwa berita ini telah
mempengaruhi setiap aspek pemerintahan. Dampak yang dirasakan membuat
pemerintah Indonesia harus mempersiapkan langkah-langkah penanganan khususnya
pada masa pandemi Covid-19. Kebijakan yang ditetapkan sontak membuat setiap
lembaga pendidikan harus berpacu dengan waktu. Dimulai dari mengubah sistem
pendidikan yang semula tatap muka kini menjadi online. Kegiatan belajar yang
semestinya dilaksanakan di rumah berubah menjadi belajar di rumah. Dan hal yang
membuat miris lagi, bahwa masa pandemi ini berlangsung lebih dari satu tahun.
Sudah dapat dibayangkan bahwa akan banyak keterlambatan, penundaan hingga
pembatalan kegiatan internal maupun eksternal. Guru juga dituntut harus
mengubah gaya mengajarnya dengan memanfaatkan teknologi guna mendukung
pembelajaran. Banyak lembaga maupun dinas-dinas terkait mengadakan pelatihan
untuk mengembangkan teknologi beserta cara-cara mengoperasikannya.
Memasuki
tahun 2020 dan 2021, dengan pembekalan yang telah didapatkan, sekolah akhirnya
bisa menyesuaikan diri dengan perubahan. Sekolah telah mempersiapkan standar
kurikulum yang mengacu pada karakter dan perkembangan teknologi. Sebagai
tambahannya, para guru juga dibekali dengan kecakapan ilmu teknologi yang
memadai dan bervariasi. Menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan para
orangtua dan siswa. Dan pihak-pihak eksternal yang terkait dengan sekolah.
Manajemen yang diatur telah memperhitungkan isu-isu internal dan eksternal
selama pandemi berlangsung. Hal ini ditujukan agar dapat mempertimbangkan
kebijakan untuk tetap meningkatkan mutu dan kualitas sekolah.
Melirik
perkembangan teknologi saat ini ternyata dapat menjadi pendukung bagi para
siswa dalam berkarya secara luas. Pemahaman akan pemanfaatan setiap aplikasi, melahirkan
banyak content creator baru yang mengusung tema-tema kreatif dan dapat menjadi
sumber pendapatan meskipun tidak banyak. Guru juga tidak kalah aktifnya dalam
menciptakan konten-konten menarik untuk pembelajaran dan eksplorasi diri.
Sekolah tidak ingin ketinggalan dalam meningkatkan setiap sudut prestasi
akademik dan non akademiknya. Melalui platform, media sosial dan kreatifitas
tanpa batas, diharapkan dapat melahirkan generasi unggul di masa depan. Bukan
isapan jempol semata bahwa banyak alumni yang sudah memulai karirnya bahkan
telah mengembangkan bisnisnya dengan bekal ilmu, wawasan dan pendampingan dari
sekolahnya. Hal ini dikarenakan bahwa sekolah telah berhasil mengintegrasikan
visi dan misi dalam menciptakan lulusan yang berdaya saing, memiliki karakter
yang kuat serta kemandirian dalam mengembangkan kemampuan personal. Dibuktikan
dengan banyaknya penyerapan tenaga terampil pada perusahaan yang sebelumnya
telah bekerjasama dan sudah melihat kemampuan alumni pada saat kegiatan magang.
Sebagian alumni lainnya memilih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang
lebih tinggi dengan pemilihan jurusan yang disesuaikan dengan jurusan sewaktu
di sekolah sebelumnya. Mereka memilih melanjutkan karena diyakini ilmunya
semakin matang dan siap untuk diterapkan pada dunia kerja mendatang.
Universitas atau sekolah tinggi yang dipilih juga memiliki akreditasi yang masuk
pada skala tinggi. Karena begitu banyaknya alumni yang telah merasakan dampak
baik sesaat setelah diwisuda. Banyak pengakuan datang dari berbagai sumber.
Baik dari perusahaan lokal sampai internasional, dengan bidang-bidang tertentu
seperti pendidikan, telekomunikasi, pemasaran dan lainnya. Membangun negeri
dari putra dan putri terbaik bangsa agar negara Indonesia dapat lebih kuat
dengan lahirnya generasi masa depan yang cerdas.
Bukan
hanya janji tetapi juga bukti bahwa bersama Yayasan Pendidikan Telkom
Indonesia, siap menciptakan generasi masa depan yang berintegrasi Capable
Innovative, Solutif, dan Adaptif. Telah banyak pencapaian yang didapatkan pada
setiap Lembaga Pendidikan Telkom. Selalu memberikan pelayanan yang prima dan
melihat setiap peluang dengan ide-ide cemerlang. Memotivasi insan mulia untuk
memiliki akhlak yang baik dan senantiasa menciptakan inovasi terbaru, bersama
dalam memecahkan masalah dan dapat beradaptasi dengan segala perubahan.
Terbukti bahwa SMK Telkom Banjarbaru sebagai salah satu sekolah yang berada di
Kalimantan Selatan dapat menciptakan gagasan baru dan selalu didukung penuh
oleh Yayasan Pendidikan Telkom. Dan dengan harapan yang sama bahwa SMK Telkom
lainnya juga dapat menciptakan ide-ide kreatifnya bukan hanya untuk sekolah
saja akan tetapi untuk generasi muda, masyarakat luas dan berkontribusi lebih
untuk kemajuan bangsa Indonesia khususnya pada dunia pendidikan dan
perkembangan teknologi.
Sudah
saatnya generasi masa depan dipersiapkan agar bangsa ini juga siap dengan
tantangan baru dalam era digital dan pemikiran kritis. Bukan jamannya lagi
untuk bersikap acuh karena ketertinggalan pasti menyisakan penyesalan dan menghabiskan
waktu tanpa ada pencapaian berarti. Pendidikan bukan hanya sebatas buku
pelajaran atau selembar ijazah, akan tetapi bagaimana generasi itu sanggup
menghadapi tantangan dan melihat peluang. Jika berperang pada jaman dulu dengan
menggunakan senjata, maka generasi masa depan harus bisa memerangi
ketidaktahuan dan cara berpikir yang salah. Karena perjuangan berikutnya ada di
tangan generasi penerus bangsa.

Comments
Post a Comment