Memaknai Sila Kedua Pancasila

Oleh: Isma Rachmadani Siregar

Sumber: Wikipedia

Setiap kehidupan berbangsa, sebaiknya memahami hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Setiap warga negara diberikan tatanan hidup agar dapat melaksanakan hak dan kewajiban dengan baik. Bahkan bukan hanya untuk diri sendiri namun juga kepada masyarakat. Pola mengatur kehidupan harusnya tidak menjadi masalah bagi orang lain. Karena setiap orang berasal dari latar belakang yang berbeda dan cara berpikir yang unik. Kita tidak dapat memaksakan apa yang menjadi kemauan diri, bahkan hal itu sangat dilarang karena akan mengakibatkan perselisihan.

Pada sila kedua Pancasila yang berbunyi Kemanusiaan yang adil dan beradab, sangat jelas bahwa pada kehidupan bermasyarakat harusnya dilaksanakan dengan seadil-adilnya dan beradab. Pada salah satu butir sila kedua ini yaitu Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain, menjelaskan bahwa seperti apapun kondisi yang kita hadapi dalam bermasyarakat sebaiknya tidak memunculkan sikap menyinggung, menganggu, menghina dan merendahkan orang lain. Bahkan ketika beredar informasi yang belum tentu kebenarannya, sebagai masyarakat yang cerdas dan kritis, hal yang perlu dilakukan adalah mencari kebenaran yang sesungguhnya. Bukan justru mengembangkan pemikiran negatif.

Jika seseorang berada pada satu posisi yang melebihi dari orang lain, seharusnya tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan sila ini. Karena pastinya memicu perdebatan hingga pertengkaran yang meminta pembenaran pada posisi tertentu. Sudah tentu perilaku seperti ini menjadi hal yang tidak baik karena demi mencapai sesuatu harus merelakan berbagai cara agar keinginan terwujud.

Oleh sebab itu, mari bersama-sama saling mengingatkan kebaikan untuk menghindari perpecahan. Dan menghargai orang lain sebagai bentuk menjaga perdamaian di lingkungan dan bangsa Indonesia. Hidup menjadi lebih bermakna dan indah ketika kita bisa saling menghormati, menyayangi dan menolong sesama.

Sumber: Youtube.com

#HariKesaktianPancasila
#AISEIWritingChallenge
#Juni2021Challenge

Comments

Popular posts from this blog

Presentasi Dinamis, Melatih Kemampuan Murid untuk Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris Oleh: Isma Rachmadani Siregar

Make a profit from waste cables and metal left over from practical learning at Vocational School Telkom Banjarbaru By: Isma Rachmadani Siregar