Memaknai Sila Keempat Pancasila

Oleh: Isma Rachmadani Siregar

Sumber: Wikipedia

Menjalankan pemerintahan Indonesia tidak dapat dilakukan secara perorangan. Namun dilakukan bersama untuk bisa mengisi setiap bidangnya. Hal ini dilakukan untuk menggerakan negara agar tetap berkembang dan mencapai tujuan.

Sila keempat Pancasila yang berlambang kepala banteng ini menunjukkan betapa kuatnya Indonesia. Kekuatan bahwa negara diisi oleh pemerintah yang adil, masyarakat yang bijak dan pemahaman akan ideologi negara dengan segala konsekuensinya.

Pada butir sila keempat yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan di dalamnya terdapat butir yang merujuk kepada musyawarah mufakat pada kalimat,” Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.”. Jelas tercantum bahwa pemerintah harus mengambil langkah bijak dan adil demi kemajuan bangsa. Pada saat memutuskan peraturan atau undang-undang, maka perlu dipertimbangkan hal-hal yang tercakup di dalamnya.

Harus dipahami dengan benar bahwa untuk membuat sesuatu harus dengan pertimbangan dan kebijakan agar tidak merugikan orang atau pihak lainnya. Hal ini sudah jelas akan membawa perdebatan yang tidak kunjung hentinya. Sebaliknya, dengan mendengarkan, mengobservasi serta melihat langsung kondisi yang sebenarnya, maka keputusan dapat diambil dengan tanggungjawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, harus menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai kebenaran dan keadilan. Tidak mengutamakan kepentingan pribadi maupun golongan.

Sumber: Kompas.com

#HariKesaktianPancasila
#AISEIWritingChallenge
#Juni2021Challenge

Comments

Popular posts from this blog

Presentasi Dinamis, Melatih Kemampuan Murid untuk Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris Oleh: Isma Rachmadani Siregar

Make a profit from waste cables and metal left over from practical learning at Vocational School Telkom Banjarbaru By: Isma Rachmadani Siregar