Peran Teknologi menjadi Solusi Komunikasi di Perguruan Tinggi Oleh: Isma Rachmadani Siregar
Peran
Teknologi menjadi Solusi Komunikasi di Perguruan Tinggi
Oleh:
Isma Rachmadani Siregar
Perkembangan
masa kini telah memberi dampak baik dan buruk bagi segala aspek. Melihat
sejenak dari banyaknya keluhan yang berdatangan, bukan hanya solusi yang
diharapkan tetapi perlu adanya sebuah perubahan yang dapat dijadikan transisi
dari pemikiran lama menjadi baru. Dan pada bidang ini, perkembangan Pendidikan
dinilai penting untuk dapat bersinergi dengan perubahan.
Pendidikan
yang telah berlangsung ini, telah mengalami begitu banyak perubahan. Bukan
hanya pada sistem Pendidikan saja, akan tetapi adanya faktor-faktor lain yang
ikut mempengaruhi. Salah satunya adalah teknologi. Di tengah perubahan yang
terjadi, teknologi menjadi tamu penting bagi proses komunikasi khususnya di
perguruan tinggi. Dengan begitu banyak program Pendidikan yang dibuat, teknologi
dijadikan pendukung hingga akhirnya menjadi kebutuhan.
Sejenak
melihat ke belakang, betapa Pendidikan yang ada pada saat ini tidak hanya
berfokus terhadap pembinaan kemandirian siswa tetapi juga teknologi yang dapat
dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Meskipun semua dari kita
mengenal teknologi dari abad sebelumnya, namun pada penggunaannya belum
sepenuhnya terlaksana. Karena Pendidikan di perguruan tinggi lebih meningkatkan
program pemberdayaan manusia untuk segala bidang. Komunikasi yang diciptakan
begitu terbatas sehingga perlu waktu untuk mengembangkannya.
Sebagai
contoh, pada saat seorang dosen ingin memberi materi kuliah hanya dengan metode
ceramah. Tentu saja ini kurang menarik, karena siswa tidak akan tahan mendengar
materi sepanjang hari. Selain itu, materi yang dibagikan masih bersifat manual
atau dengan kertas. Dan penyerahan tugas, juga bersifat kuno karena hanya
menyerahkan secarik kertas. Hal ini mengisyaratkan bahwa sangat perlu adanya
perubahan sehingga dapat menghemat waktu, mengurangi jumlah pemakaian kertas,
dan tentunya dapat berkomunikasi lebih mudah.
Dan
pada suatu masa dimana komunikasi tidak lagi mudah dilakukan secara langsung
atau melalui perantara kertas, muncullah pemikiran tentang bagaimana komunikasi
dapat dilakukan dengan mudah, cepat, murah, dan dapat diakses oleh siapa saja.
Para Agent of Change mulai bermunculan dengan menawarkan beragam cara
berkomunikasi dengan memanfaatkan teknologi dan disambut baik oleh perguruan
tinggi. Betapa tidak, pihak perguruan tinggi sangat menginginkan adanya
perubahan yang memberi dampak baik yang efisien dan efektif bagi kepentingan
pembelajaran dan institusinya. Misalnya pada masa pandemik yang terjadi saat
ini, semua akses pertemuan secara langsung menjadi terbatas dan hanya dapat
dilakukan pada saat tertentu. Selain itu, situasi pembelajaran tidak dapat
berlangsung secara tatap muka karena dosen serta siswa diminta untuk tetap
menjaga kesehatan.
Dan
pada akhirnya teknologi telah menjadi solusi dan kebutuhan pada perguruan
tinggi. Dengan analisa kebutuhan seperti kegiatan perkuliahan yang tidak lagi
bersifat konvensional namun menjadi digitalisasi karena setiap dosen diharapkan
mampu mengoperasikan beberapa perangkat guna menyampaikan materi perkuliahan
dengan menarik dan berbeda dalam penyajian. Di samping itu, komunikasi antara
dosen dan siswa tidak lagi terbatas hanya pada satu orang tetapi bisa sekaligus
dilakukan dalam berkelompok atau grup. Pada bidang administrasi, data siswa
yang dikumpulkan dapat dihimpun dengan mudah tanpa harus menghabiskan banyak
kertas. Dan bahkan dapat berkolaborasi dengan bidang lainnya. Kegiatan
perkuliahan yang semula tatap muka, kini dapat dilakukan secara virtual atau
online dengan menggunakan perangkat seperti komputer, laptop, dan beberapa
perangkat lainnya yang dapat digunakan dengan sistem jaringan internet. Kegiatan
perguruan tinggi dapat diketahui oleh orang banyak melalui penggunaan media
sosial. Bentuk promosi yang menarik, bentuk penyerahan tugas yang berbeda dan
cepat, serta panduan perkuliahan yang dimuat ke dalam satu produk online yaitu LMS
(Learning Management System) yang juga memanfaatkan teknologi sebagai
perantaranya.
Dan
yang paling menarik pada sisi ini adalah ketika teknologi dijadikan jurusan
yang banyak diminati oleh para siswa sehingga mudah bagi mereka untuk
mengoperasikan bahkan siswa juga mampu menciptakan produk tersebut. Karena
teknologi yang berkembang sangat membantu bukan hanya pada bidang Pendidikan,
tetapi juga memudahkan komunikasi dari jarak yang jauh menjadi lebih dekat,
mengirim berkas secara online dan cepat, presentasi perkuliahan yang dapat
dinikmati secara audio dan visual, pendeteksi kehadiran siswa, dan pengetahuan
teknologi yang dipelajari semakin luas dan memiliki daya saing yang kuat.
Sejatinya,
pada perguruan tinggi, teknologi menjadi solusi komunikasi. Namun, tetap saja
peran seorang dosen tidak bisa diabaikan karena dari mereka, para siswa menjadi
kritis dalam berpikir dan kreatif dalam menciptakan.
Comments
Post a Comment