Visi Guru Penggerak 

Koneksi Antar Materi Modul 1.3
Oleh: Isma Rachmadani Siregar, S.S., M.Pd
SMK Telkom Banjarbaru
CGP Angkatan 6 

Kota Banjarbaru

Dokumentasi milik pribadi

1. Pertanyaan: Apa yang Bapak/Ibu pahami mengenai kaitan peran pendidik dalam mewujudkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Profil Pelajar Pancasila pada murid-muridnya dengan paradigma inkuiri apresiatif (IA) di sekolah Bapak/Ibu?

Jawaban: Mewujudkan pendidikan yang terpola dan murid yang memiliki karakter profil pelajar Pancasila bukan hanya tugas seorang guru saja. Tetapi seluruh warga sekolah. Ketika meneladani filosofi pendidikan dari Ki Hadjar Dewantara, saya memahami bahwa guru bukan sekedar mengajar tetapi juga membimbing dalam membentuk karakter murid serta menuntun laku mereka agar mencapai tujuan belajar yang sesungguhnya sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman. 

Mulai dari diri, saya merefleksikan pengalaman mengajar serta membuat perbaikan pembelajaran agar bermakna dan berdampak. ketika saya mempelajari Inkuiri Apresiatif (IA), saya menemukan langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk melakukan manajemen perubahan dalam pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Dengan BAGJA, saya mampu menyusun pertanyaan serta tindakan yang terstruktur dan jelas. Diawali dengan Buat Pertanyaan Utama, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana dan Atur Eksekusi, BAGJA menjadi Model Manajemen Perubahan yang saya gunakan. 

Setelah memahami BAGJA, saya menemukan jawaban bahwa adanya kaitan peran pendidik atau Guru Penggerak dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di sekolah saya. Sehingga filosofi Pendidikan dari Ki Hadjar Dewantara dapat terlaksana dan guru seharusnya mempersiapkan diri untuk mencapai tujuan pembelajaran yang saling terintegrasi dan mewujudkan visi pembelajaran yang saling berkaitan.


2. Saya memiliki visi yaitu "Terwujudnya murid yang berakhlak mulia, bernalar, inovatif dan bertanggung jawab." Saya memilih visi tersebut karena saya mengajar pada jenjang SMK. Pada jenjang ini, banyak sekali yang saya rancang. Tetapi, saya memilih visi ini karena menyesuaikan dengan pola menuntun laku murid ketika mereka berada pada masa menuju tahap selanjutnya. Murid yang saya hadapi adalah murid dengan latar belakang yang berbeda, pemahaman teknologi yang cukup serta pola pikir yang belum stabil. Dari visi ini, saya berharap saya dapat memberikan yang terbaik bagi murid dan berusaha menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berdampak bagi masa depan mereka. 

- Berakhlak mulia: visi ini saya rangkai diawal karena saya merasa perlu dan penting bagi murid dalam memiliki adab dan perilaku yang positif pada lingkungan mereka.

- Bernalar: visi ini saya pilih selanjutnya karena saya melihat begitu banyaknya pengaruh eksternal yang dapat mempengaruhi murid dalam bertutur kata, bertindak serta berpikir. Murid perlu bernalar agar mampu membedakan sisi positif dan negatif yang senantiasa muncul pada kehidupan mereka.

- Inovatif: visi berikut ini saya pilih karena perkembangan zaman yang selalu berubah dan menuntut murid dan guru untuk selalu meningkatkan potensi diri agar tidak tertinggal dan dapat diwujudkan dengan pembelajaran yang aktif, interaktif dan kreatif. Inovatif dapat menunjang kecakapan hidup murid kedepannya.

- Bertanggungjawab: dan visi ini saya pilih karena setiap manusia perlu memiliki sikap tegas dan siap menerima konsekuensi atas apa yang dilakukan. Bahkan, visi ini mampu memberikan kepercayaan kepada murid untuk melatih kesiapan mereka dalam menghadapi segala hal.

Bagi saya, visi yang saya pilih memiliki keterkaitan satu sama lain. Meskipun begitu banyak yang bisa saya pilih, tetapi saya mengutamakan murid yang siap dalam menghadapi kebiasaan baru dan mampu bertahan dengan banyaknya perubahan. Saya membersamai mereka dan ingin melihat murid saya mandiri, terampil dan meraih masa depan yang baik. Pengabdian saya bukan tanpa tujuan. Saya memilih mengikuti bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara untuk berkontribusi kepada bangsa dan mencapai jalan menuju keridhoan Tuhan Yang Maha Esa. 

Terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

Presentasi Dinamis, Melatih Kemampuan Murid untuk Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris Oleh: Isma Rachmadani Siregar

Make a profit from waste cables and metal left over from practical learning at Vocational School Telkom Banjarbaru By: Isma Rachmadani Siregar