Banjarbaru dan Nadjmi Adhani: Sosok yang Mengubah Wajah Kota

 

Banjarbaru dan Nadjmi Adhani: Sosok yang Mengubah Wajah Kota

Isma Rachmadani Siregar

            Mengawali bulan Februari 2025 tepatnya pada hari Sabtu pagi, tidak sengaja saya merapikan rak buku. Sebagian koleksi buku yang saya simpan merupakan buku yang saya beli, buku yang saya tulis sendiri dan buku yang diberikan oleh penulis. Mata saya tertuju pada sebuah buku yang berjudul “Jalan Lapang Kebaikan Nadjmi Adhani”. Buku antologi pertama yang saya tulis. Tentunya banyak yang mengenal nama Nadjmi Adhani sehingga buku ini tercipta sebagai bagian dari penghormatan warga Banjarbaru kepadanya.

            Tanpa berpikir panjang, saya mulai mengetik rangkaian kalimat yang saya tujukan kepada sosok yang berdedikasi dan penuh inspirasi. Merasa kurang dengan informasi yang saya dapatkan, kemudian saya mencoba menghubungi rekan saya, pak Alfian dan pak Widdi. Saya mencoba mendengar pendapat mereka tentang Nadjmi Adhani dari sisi yang berbeda. Selain mencari dari sumber terpercaya melalui website, akhirnya saya memutuskan untuk berkunjung ke rumah seorang penulis senior dan aktif yaitu Abah Iberamsyah. Cukup lama kami membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan literasi dan akhirnya berlabuh pada kenangan manis beliau bersama Nadjmi Adhani.  

            Meskipun begitu banyak sosok tokoh yang berpengaruh untuk Kota Banjarbaru, saya memilih Nadjmi Adhani. Begitu banyak cerita baik yang terangkum dari warga yang menyayangi beliau, bangga dengan kerja keras beliau, dan hal ini yang membuat saya tergerak untuk menulis biografi singkat beliau. Masih terngiang di telinga saya ketika Abah Iberam mengatakan, ”banyak tokoh yang berjasa untuk Kota Banjarbaru. Tetapi sebagian besar lupa untuk menulis biografi dirinya dikarenakan mengurusi pemerintahan dan warga. Dan sudah sepatutnya kita sebagai masyarakat yang mengenal beliau, dapat merangkum biografinya dengan baik.”

            Pada hari itu, tak seperti biasanya. Hujan rintik perlahan dan semuanya hening. Hingga berita tersiar melalui media sosial dan pengumuman melalui pengeras suara di musola disampaikan. “Innalillahiwainnailaihirojiun allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fu anhu, telah berpulang ke Rahmatullah ……….”, suara itu begitu nyaring terdengar. Ucapan turut berbelasungkawa menghias berita online dan media sosial. Dengan terdiam, saya mencoba membaca berita tersebut dengan saksama. Senin, 10 Agustus 2020 pukul 02.30 Wita di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin, Banjarmasin, beliau menghembuskan nafas terakhirnya. Setelah bertarung dengan Covid-19 selama kurang lebih 2 pekan pada akhir Juli 2020. Hanya tersisa kenangan beliau pada video berdurasi 2.05. Di akhir hayat beliau, masih terselip harapan untuk bisa sembuh dan ungkapan rasa sayang beliau kepada warganya. Melalui tulisan ini, saya mencoba menyajikan sosok Nadjmi Adhani agar dapat dikenang oleh generasi muda.

Nama Nadjmi Adhani memiliki makna yang luar biasa. Nama Nadjmi terinspirasi dari Surah An-Najm di Al Qur’an yang artinya Bintang. Sedangkan Adhani terinspirasi ketika berkumandang Adzan Maghrib yang artinya Pemimpin, Pelopor atau Pemerkasa. Kemudian nama beliau diartikan sebagai Pemimpin yang bersinar. Sesuai dengan rekam jejak beliau yang kita ketahui. Hal tersebut diperkuat pula dengan kemampuan beliau memimpin kedua adiknya ketika mendapat amanah dari kedua orang tuanya.

Nadjmi Adhani adalah salah seorang tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi warga kota Banjarbaru. Beliau adalah Wali Kota ketiga kota Banjarbaru. Nama dan gelar lengkapnya adalah Drs. H. Nadjmi Adhani, M.Si. Beliau dilahirkan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada tanggal 27 September 1969. Beliau merupakan anak pertama dari pasangan H.Hardansyah dan Hj.Siti Rusinah. Nadjmi Adhani menikah dengan Ririn Kartika Rini dan dikarunia dua orang putri yaitu Karina Sophia Adhani dan Nadya Soraya Adhani.

Nadjmi Adhani yang lulus dari salah satu SMA Negeri 1 di Kota Banjarmasin kemudian menempuh pendidikan pada Akademi Pemerintahan Dalam Negeri pada tahun 1991, Universitas Diponegoro pada tahun 1996, dan Universitas Gadjah Mada pada tahun 2002. Beliau memulai karirnya sebagai seorang politikus dan birokrat.

Selama menjadi Aparatur Sipil Negara, Nadjmi pernah menduduki sejumlah jabatan. Seperti Lurah Landasan Ulin Barat pada tahun 1997 sampai 2000, Lurah Banjarbaru Utara pada tahun 2000 sampai 2002, Kepala Sub Bagian Pemerintah Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru pada tahun 2002 sampai 2004, Kepala Sub Bagian Pengembangan Wilayah dan Keagrariaan Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru pada tahun 2005 sampai 2009, Camat Banjarbaru Selatan pada tahun 2010 sampai 2012 dan Camat Landasan Ulin pada tahun 2012 sampai 2016. Dan puncak dari prestasi beliau yaitu terpilihnya beliau sebagai Wali Kota Banjarbaru periode 2016 sampai 2021.

Nadjmi juga memiliki banyak prestasi dan penghargaan selama berkarir. Diawali dari Lurah Teladan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 1999, PNS Teladan Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun 2005, Kecamatan Sadar Hukum Dari Menkum dan Ham Tahun 2011, Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun dan 20 Tahun, Top 9 Inovator Nasional Innovasi Pelayanan Publik Tahun 2014, Marketer Of The Year 2017 oleh Markplus.Inc, Penghargaan Menteri Sosial Republik Indonesia, Manggala Karya Kencana, Anugrah Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), serta 66 Penghargaan Nasional lain sejak menjabat Wali Kota.

Selama Nadjmi menjabat, banyak karya yang telah dihasilkan bersama Darmawan beserta jajarannya. Kolaborasi yang luar biasa menjadikan setiap program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan pada aspek pembangunan dan program pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi. Semua aspek tersebut mendapat dukungan dari warga Kota Banjarbaru karena program yang dibuat sangat membantu warga sesuai dengan semboyannya, “Banjarbaru Berkarakter, Banjarbaru Melayani, Banjarbaru Bisa Bisa Bisa”.

Saya sebagai seorang pendidik dan warga Kota Banjarbaru turut bangga memiliki Wali Kota yang berdedikasi untuk kemajuan dan selalu mendengar aspirasi warganya untuk perbaikan. Saya merasa mendapat pelayanan yang sangat baik di bawah kepemimpinan yaitu dukungan beliau pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer, kemudahan dalam pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Idaman, Taman Pintar dan Misbar yang menjadi fasilitas baru, serta dukungan terhadap para pelaku Usaha Kecil dan Menengah. Tentunya masih banyak lagi yang beliau hasilkan dan berdampak bagi warganya.

Ketika semua harapan beliau mulai terealisasi dan ingin diwujudkan lebih banyak lagi, di saat itulah beliau harus kembali kepada Sang Pencipta. Sungguh, kepulangan beliau menjadi kesedihan bagi kita semua. Cerita inspirasi yang tiada henti ketika mengingat hal-hal yang telah beliau laksanakan. Akan menjadi kenangan bagi generasi berikutnya sehingga mereka akan mengenal sosok Nadjmi Adhani dan menjadikannya sumber inspirasi dalam membangun Kota Banjarbaru. Sosok pemimpin yang tidak merasa tinggi dengan jabatan yang dimiliki, pemimpin yang ramah dan terbuka kepada warganya, selalu memperhatikan apa yang diperlukan oleh warganya, dan pengalaman yang menarik saat beliau mendukung kegiatan literasi Rainy Day yang digagas para sastrawan dan seniman Kota Banjarbaru.

Pada akhirnya, semua yang beliau tinggalkan akan tetap dikenang dalam rangkaian tulisan yang mengabadikan jejak rekam Nadjmi Adhani. Luangkan waktu untuk berziarah ke Taman Makam Bahagia, Banjarbaru. Rumah keabadian bagi sosok pemimpin rendah hati, penyayang dan berkharisma. Hadirnya Nadjmi Adhani sebagai Wali Kota Banjarbaru telah membawa perubahan bagi perkembangan kota serta warga menjadikannya sebagai tokoh yang berpengaruh di Kota Banjarbaru. Meskipun raga telah tiada namun karyanya akan tetap ada sehingga masih bisa dinikmati dan bermanfaat bagi warganya. Tulisan ini sebagai penanda bahwa Nadjmi Adhani sebagai sosok yang mengubah wajah Kota Banjarbaru. Karyamu abadi di hati kami. Al Fatihah…







Sumber Data

-       Wawancara Via Telpon: Alfian (Kepala SMP Negeri 13 Banjarbaru) dan Widdi Hermawan (SMKS Telkom Banjarbaru – Radar Banjar)

-       Wawancara Langsung: Iberamsyah (Penulis Senior)

-       Youtube Channel: Diskominfo Banjarbaru

-       Website Ensiklopedia Dunia: https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Nadjmi_Adhani

Comments

Popular posts from this blog

Presentasi Dinamis, Melatih Kemampuan Murid untuk Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris Oleh: Isma Rachmadani Siregar

Make a profit from waste cables and metal left over from practical learning at Vocational School Telkom Banjarbaru By: Isma Rachmadani Siregar